
Convalescent After Catastrophe secara resmi berdiri di Bandung pada akhir bulan Desember 2009 dimulai dari perbincangan Abdan (vocal), Indra, dan Dian (gitar) di sekolahnya.
Berawal dari obrolan mengenai interest yang sama pada genre Metal/Post-Hardcore, kemudian berlanjut dengan kengininan untuk membuat sebuah band yang memainkan music seperti The Devil Wears Prada yang saat itu sedang ramai dibicarakan di kawula muda. Waktu pun berjalan, dan berdirilah Convalescent After Catastrophe.
Nama yang unik, karena pada saat itu kita stuck buat bikin nama band, dan akhirnya kita mengingat suatu kejadian gempa di Sumatera yang menginspirasi kami, ketika melihat orang orang yang gigih mempertahankan hidupnya. Dan jadilah nama Convalescent After Catastrophe. Meskipun namanya cukup ribet tapi orang orang banyak mengenal kita dengan CAC saja. Dan ini pun sebagai ajang pembuktian kita di music indie, bahwa kita bisa menjadi lebih baik.
Berawal dari hanya berlatih di studio studio kecil, kemudian kita memutuskan untuk merekam demo pertama kita. Lagu pertama berjudul “Domestosnomose Pharanty Suicide” . Bermodalkan satu lagu sendiri serta beberapa lagu cover dari band besar luar negeri, kitapun mulai merambah panggung panggung di berbagai acara komunitas indie di Bandung dan sekitarnya.
Tampil dengan hanya ditonton segelintir orang sebagai band pembuka, atau tampil paling akhir sebagai band penutup telah kita rasakan. Hal itu tidak membuat kita patah semangat, justru malah menjadikan motivasi yang memperkuat kita sebagai sebuah band.
Perjalanan dari panggung ke panggung serta konflik demi konflik yang sering muncul dari masing masing personil telah memperkaya pengalaman Convalescent After Catastrophe sebagai sebuah band.
Sampai saat ini, formasi Convalescent After Catastrophe adalah : Abdan (vocal), Ucay (gitar), Budi (gitar), Wildan (drum), dan Kambing (bass).



